silam nan sempurnanya
Saturday, June 21st, 2008runtuh kalut meniup langkah lebam.
sempurna sudah.., kejayaan semu masa silam dipancang pematang.
smuga’smuga,smuga.
mengharapkan jiwa membelahpun diiring sorai semburat biru.
In-partibus Infidelium,
db
hahhaha.., jikapun cermin, kau masih bisa merasa nyata adanya.
namun kala lara kara hanya purnama yang menertawai.., bisa apa yang dilaku-akan..?
lirih merepihnya sepi pasti puas diri menatap balik lewat cermin.
lalu direjam kata usir kara sebatangnya tubuh terkutuk, meraung tuk
kembali meruang saja tak sampai hasrat mengikuti detak kehendaknya
karena takdir langit.
adakah jejakan disini diluruhkan padaku..?
hanya samangat kasih yang tersisa di dalam hati.
salam.
In-Partibus Infidelium,
rdb